Dewablog.com — Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, berhasil mengamankan posisi kedua di seri terakhir Moto3 Junior FIM World Championship 2026 yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia, pada Minggu (18/10/2026). Prestasi ini menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir kejuaraan dunia tersebut, menandai musim debut yang impresif bagi rider asal Sleman, Yogyakarta ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam balapan kedua (Race 2) seri Motor Valley and Emilia-Romagna di Misano, Kiandra menampilkan performa gemilang setelah memulai dari posisi terdepan berkat raihan pole position di sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Pebalap berusia 16 tahun yang membela tim Honda Asia-Dream Racing ini konsisten bersaing di grup terdepan sepanjang 16 lap balapan penutup musim.

Kiandra Ramadhipa menyelesaikan Race 2 dengan catatan waktu 27 menit 20,082 detik, hanya terpaut sangat tipis 0,006 detik di belakang pemenang Fernando Bujosa dari AC Racing Team. Keberhasilannya finis di urutan kedua ini disambut dengan pengibaran bendera Merah Putih di podium Sirkuit Misano, Italia, menegaskan talenta dan daya saingnya di kancah internasional.

Sebelum meraih podium di Race 2, Kiandra juga telah menunjukkan kecepatan luar biasa di Race 1 pada hari yang sama. Pada balapan pertama tersebut, ia sebenarnya berhasil finis di urutan ketiga. Namun, insiden di lintasan sempat mengubah posisinya secara drastis setelah balapan usai.

Berdasarkan laporan awal, FIM (Federasi Sepeda Motor Internasional) sempat menempatkan Kiandra di posisi ke-10 setelah Race 1 berakhir. Penurunan posisi ini disebabkan oleh dugaan pelanggaran batas lintasan (track limit) yang tidak diikuti dengan penuntasan penalti Long Lap (LLP) hingga garis finis. Otoritas balapan kemudian menambahkan enam detik ke waktu totalnya sebagai sanksi.

Namun, beberapa jam kemudian, FIM melakukan revisi signifikan terhadap hasil Race 1. Ditemukan adanya kesalahan pada sensor lintasan di tikungan 1 hingga tikungan 2, yang menyebabkan penilaian pelanggaran Kiandra menjadi tidak valid. Hasilnya, posisi Ramadhipa dikembalikan, naik dari urutan ke-10 menjadi posisi keempat yang sah.

Atas hasil Race 1 yang direvisi menjadi P4, Kiandra Ramadhipa berhak mendapatkan tambahan 13 poin. Sementara itu, podium kedua di Race 2 memberikannya 20 poin. Dengan total 33 poin dari seri terakhir ini, Kiandra mengakhiri musim Moto3 Junior FIM World Championship 2026 dengan mengumpulkan 146 poin secara keseluruhan.

Perolehan 146 poin ini menempatkan Kiandra Ramadhipa di posisi kelima dalam klasemen akhir Moto3 Junior FIM World Championship 2026. Ia terpaut 53 poin dari Carlos Cano yang berhasil dinobatkan sebagai juara dunia musim tersebut. Meski tidak meraih gelar juara, pencapaian di lima besar klasemen menunjukkan konsistensi dan potensi besar Kiandra.

Kendati demikian, hasil ini belum cukup untuk mengantarkan pebalap berusia 16 tahun itu langsung naik ke kelas Moto3 pada tahun 2027. Syarat untuk promosi ke ajang balap Grand Prix di bawah usia 18 tahun adalah dengan menduduki posisi tiga besar di klasemen akhir kejuaraan Moto3 Junior.

Meskipun target promosi langsung belum tercapai, Kiandra Ramadhipa telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Dikutip dari Instagram Astra Honda Racing, ia berhasil menjadi pebalap Honda terbaik di Moto3 Junior FIM World Championship 2026.

Selain itu, Kiandra juga menjadi pebalap Astra Honda yang sukses meraih podium terbanyak sepanjang musim ini. Pencapaian-pencapaian signifikan tersebut diraih oleh Kiandra Ramadhipa pada tahun pertamanya berkompetisi penuh di ajang Moto3 Junior FIM World Championship, sebuah indikasi kuat akan masa depan cerahnya di dunia balap motor.