Dewablog.com — Tim nasional sepak bola Indonesia resmi melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mencatatkan kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut menempatkan Mitchell Baker sebagai pusat perhatian publik setelah dirinya sukses melesakkan lima gol ke gawang lawan.
Keunggulan Indonesia dimulai pada menit ke-11 melalui tendangan mendatar Mitchell Baker yang memanfaatkan umpan tarik dari Ole Romeny. Dominasi skuad Garuda terus berlanjut ketika Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Serangan bertubi-tubi dari lini depan Indonesia membuat pertahanan Bangladesh kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.
Memasuki menit ke-38, Baker kembali membobol gawang lawan berkat kerja sama apik dengan Romeny. Ketajaman Baker tidak berhenti di situ, ia menutup pesta gol Indonesia pada masa perpanjangan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-90+7, yang sekaligus menggenapkan raihan lima golnya dalam satu laga. Penampilan impresif Baker ini menjadikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sementara di turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Keberhasilan ini memicu gelombang apresiasi dari para pendukung di media sosial. Banyak warganet yang menyoroti sinergi luar biasa antara Mitchell Baker dan Ole Romeny di lini depan. Keduanya dinilai memiliki pemahaman taktik yang sangat baik sehingga mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan variasi umpan dan penyelesaian akhir yang mematikan.
“Mitchell Baker lima gol, Ole Romeny tiga assist. Duetin terus mereka berdua ini biar makin dapet chemistry-nya,” ujar salah seorang netizen melalui platform media sosial X menanggapi performa kedua pemain tersebut.
Selain memberikan pujian, para suporter juga menyoroti sosok Baker yang dinilai memiliki insting mencetak gol yang sangat tajam di dalam kotak penalti. Beberapa penggemar bahkan membandingkan pergerakan dan efektivitas Baker dengan legenda sepak bola dunia, Filippo Inzaghi, yang dikenal piawai dalam menempatkan posisi untuk mencetak gol.
Meski meraih kemenangan telak, pengamat dan suporter tetap memberikan catatan evaluasi terkait performa lini belakang timnas yang sempat kehilangan fokus dan kebobolan dua gol oleh Bangladesh. Fokus penuh diharapkan dapat dijaga oleh seluruh pemain saat menghadapi Thailand di babak final mendatang agar Indonesia dapat mengamankan gelar juara.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi pembuktian ketajaman lini depan Indonesia, tetapi juga membangkitkan semangat dan kebanggaan nasional. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim selama 90 menit pertandingan mendapatkan apresiasi tinggi dari para pendukung yang menyaksikan laga tersebut hingga tuntas.


