Dewablog.com — Legenda Manchester United, Paul Scholes, menyatakan kesiapannya untuk menerima medali juara Liga Inggris musim 2011-2012 jika gelar milik Manchester City dicabut akibat pelanggaran finansial. Pernyataan tegas ini memicu perdebatan hangat setelah Scholes secara terbuka berbeda pandangan dengan mantan rekan setimnya, Wayne Rooney, yang sebelumnya mengaku enggan menerima medali tersebut.
Perbedaan pendapat di antara kedua mantan bintang Setan Merah ini mengemuka seiring penyelidikan komisi independen terhadap dugaan pelanggaran aturan finansial oleh Manchester City sepanjang periode 2009 hingga 2018. Jika terbukti bersalah, klub berjuluk The Citizens tersebut terancam sanksi berat, termasuk kemungkinan pencabutan sembilan gelar domestik yang mereka raih pada masa tersebut.
Sebelumnya, Wayne Rooney mengungkapkan ketidaknyamanannya apabila harus menerima gelar juara limpahan dari rival sekota mereka. Dalam sebuah siniar bertajuk “Stick to United”, mantan penyerang tim nasional Inggris tersebut menegaskan bahwa skuad Manchester United kala itu tidak pantas mendapatkan trofi karena gagal finis di posisi pertama pada akhir musim.
“Saya tidak akan merasa nyaman menerima medali lain karena saya rasa kami tidak melakukan hal yang cukup pada musim itu untuk memenangi liga,” ujar Wayne Rooney.
Rooney menambahkan bahwa meskipun otoritas terkait memutuskan untuk mencabut gelar juara dari Manchester City, dirinya secara pribadi tetap menolak medali tersebut. Bagi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester United itu, perjuangan di atas lapangan pada musim 2011-2012 tidak berakhir dengan posisi puncak, sehingga penyerahan gelar secara administratif dirasa kurang adil.
Pandangan tersebut langsung disanggah oleh Paul Scholes melalui unggahan di media sosial pribadinya. Mantan gelandang legendaris yang mengoleksi sebelas medali Liga Inggris sepanjang kariernya di Old Trafford ini menyatakan tidak keberatan untuk menambah koleksi medalinya meskipun diperoleh melalui jalur hukum.
“Saya terus mendengar mantan rekan setim saya mengatakan mereka ingin gelar-gelar itu dicabut namun tidak menginginkan medalinya, persetan dengan itu, saya rakus dan saya menginginkan medali saya,” tegas Paul Scholes.
Persaingan memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim 2011-2012 memang tercatat sebagai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah sepak bola modern. Manchester United dan Manchester City mengakhiri musim dengan perolehan poin yang sama, yakni 89 poin, namun gelar juara akhirnya jatuh ke tangan City karena keunggulan selisih gol yang ditentukan pada detik-detik terakhir pertandingan pekan pamungkas.
Berbeda dengan Rooney, beberapa mantan penggawa Manchester United lainnya justru menunjukkan sikap yang sejalan dengan Scholes. Mantan bek tengah Rio Ferdinand dan mantan penjaga gawang David de Gea sebelumnya juga mengisyaratkan dukungan mereka terhadap wacana pemberian gelar juara tahun 2012 kepada kubu Old Trafford seandainya dakwaan terhadap Manchester City terbukti sepenuhnya.
Kasus dugaan pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City saat ini masih terus bergulir di bawah pengawasan ketat otoritas sepak bola Inggris. Keputusan akhir dari komisi independen tidak hanya akan memengaruhi reputasi klub bersangkutan, tetapi juga berpotensi mengubah catatan sejarah peraih trofi kasta tertinggi sepak bola Inggris dalam satu dekade terakhir.


