Dewablog.com — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik dua pejabat baru untuk mengisi posisi wakil menteri dalam jajaran Kabinet Merah Putih. Upacara pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/10/2026), dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara serta tamu undangan lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dua sosok yang diambil sumpahnya adalah M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Alim Setiawan Slamet yang dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian. Prosesi upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai tanda dimulainya kegiatan kenegaraan tersebut.

Agenda kemudian berlanjut dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberhentian dan pengangkatan pejabat negara terkait. Presiden Prabowo Subianto secara langsung memandu para pejabat tersebut untuk mengucapkan sumpah jabatan sesuai dengan kepercayaan agama masing-masing.

“Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo Subianto saat memandu sumpah jabatan.

Penunjukan M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dilakukan untuk mengisi kursi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Silmy Karim. Pergantian posisi ini terjadi menyusul proses hukum yang menimpa Silmy Karim yang kini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maulana sendiri memiliki latar belakang sebagai pengacara yang sebelumnya terlibat dalam tim hukum Prabowo Subianto saat menghadapi sengketa Pemilihan Presiden 2024.

Sementara itu, pelantikan Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian merupakan langkah pengisian jabatan yang ditinggalkan oleh Sudaryono. Saat ini, Sudaryono telah mendapatkan penugasan baru untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Alim Setiawan Slamet sebelumnya dikenal luas sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) yang memiliki rekam jejak akademis mumpuni di sektor pertanian.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kelangsungan roda organisasi kementerian. Dengan dilantiknya dua wakil menteri baru ini, diharapkan fungsi koordinasi di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kementerian Pertanian dapat berjalan kembali secara optimal dalam mendukung program strategis nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.