Dewablog.com — Borneo FC sukses mengamankan satu poin penting dalam laga tandang menghadapi Buriram United pada pertandingan pembuka Grup A ASEAN Club Championship. Duel yang berlangsung di Chang Arena, Thailand, pada Rabu (7/10/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0 setelah kedua tim gagal memanfaatkan peluang sepanjang 90 menit pertandingan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Buriram United langsung mengambil inisiatif serangan dengan menempatkan skuad Borneo FC di bawah tekanan konstan. Tuan rumah mencoba membongkar pertahanan tim tamu melalui serangan dari berbagai sisi lapangan, namun disiplinnya lini belakang Pesut Etam membuat upaya tersebut kerap menemui jalan buntu.

Ancaman nyata dari Buriram mulai terlihat pada menit ke-34 melalui tembakan keras Caju yang masih meluncur tipis ke samping gawang Borneo. Memasuki menit ke-41, Paulinho kembali memberikan ancaman serius, namun kiper Borneo FC tampil sigap untuk mementahkan sepakan tersebut. Hingga turun minum, kedudukan tetap tidak berubah dengan skor imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah semakin meningkat. Pada menit ke-48, Paulinho nyaris membuka keunggulan bagi Buriram United. Bola hasil sepakannya sempat membentur tiang kanan, memantul ke tiang kiri, namun tidak masuk ke dalam gawang sehingga tetap berada di area permainan.

Borneo FC tidak tinggal diam dan mencoba merespons tekanan tersebut melalui serangan balik cepat. Kablan Davy N’Goma sempat melakukan tusukan berbahaya dari sisi kanan yang diakhiri dengan tembakan melengkung, namun bola masih melebar tipis dari sasaran. Peluang emas kembali didapatkan Borneo FC saat N’Goma merangsek ke kotak penalti dan melepaskan tembakan yang ditepis kiper, namun Rubio yang berada di posisi tepat tidak siap menyambut bola muntah tersebut.

Menjelang akhir pertandingan, Buriram United terus berupaya mendesak pertahanan lawan. Beberapa percobaan melalui tembakan Eduardo Mancha berhasil diamankan kiper Borneo FC, sementara sundulan Uros Radakovic masih melenceng tipis ke sisi kanan gawang.

Harapan bagi Borneo FC untuk memetik kemenangan sempat muncul pada menit ke-90 setelah pemain Buriram United, Narubadin Weerawatnodom, menerima kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah. Meski unggul jumlah pemain di sisa waktu pertandingan, Borneo FC tetap tidak mampu mencetak gol kemenangan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil imbang ini memberikan modal berharga bagi Borneo FC untuk melakoni laga-laga selanjutnya di babak grup. Sementara itu, Buriram United harus puas berbagi angka di kandang sendiri meski mendominasi jalannya laga. Kedua tim kini akan melakukan evaluasi mendalam terkait penyelesaian akhir sebelum kembali berlaga di turnamen sepak bola tingkat Asia Tenggara tersebut.