Dewablog.com — Tim nasional Inggris sukses memetik kemenangan meyakinkan dengan skor telak 3-0 saat menjamu Ceko dalam lanjutan kompetisi UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Wembley, London, pada Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan skuad asuhan Thomas Tuchel ini diwarnai oleh performa gemilang sang kapten, Harry Kane, yang memborong dua gol serta satu kontribusi gol bunuh diri dari pemain lawan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, The Three Lions langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi jalannya pertandingan di hadapan publik sendiri. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan barisan depan Inggris akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27 setelah bek Ceko, Vladimir Coufal, melakukan gol bunuh diri. Coufal salah mengantisipasi arah bola hasil umpan silang mendatar Harry Kane sehingga bola justru berbelok masuk ke dalam gawangnya sendiri yang dikawal Lukas Hornicek.
Gol pembuka tersebut membuat intensitas serangan Inggris semakin meningkat, sementara barisan pertahanan Ceko tampak kesulitan mengembangkan permainan dari lini belakang. Pada menit ke-40, kerja sama apik di lini serang tuan rumah kembali membuahkan hasil ketika Morgan Rogers melepaskan umpan matang dari sisi kanan lapangan. Harry Kane yang berdiri bebas di dalam kotak penalti dengan tenang menyontek bola untuk menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi semifinalis Piala Eropa tersebut tidak mengendur sama sekali meski tim tamu mencoba melakukan beberapa perubahan strategi di lini tengah. Hasilnya, pada menit ke-57, Harry Kane mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan situasi sepak pojok yang dieksekusi dengan sempurna oleh Lewis Hall. Sundulan tajam penyerang gaek asal klub Bayern Munich tersebut mengarah tepat ke pojok bawah gawang dan tidak mampu dijangkau oleh kiper lawan.
Setelah unggul nyaman tiga gol, pelatih Thomas Tuchel mulai melakukan penyegaran taktik dengan memanfaatkan jatah pergantian pemain guna menjaga kebugaran fisik skuadnya. Tuchel melakukan lima pergantian pemain sekaligus di sisa waktu babak kedua, termasuk menarik keluar Harry Kane pada menit ke-82 untuk digantikan oleh Dominic Calvert-Lewin. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Kane karena ia resmi menyamai rekor 125 penampilan (caps) milik penjaga gawang legendaris Inggris, Peter Shilton.
Di sisa waktu babak kedua, Inggris terus mengendalikan tempo permainan dan sempat menciptakan beberapa peluang emas melalui skema serangan balik cepat. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 3-0 untuk kemenangan mutlak tuan rumah tetap tidak berubah. Kemenangan krusial ini membuat Inggris kini mengoleksi total sembilan poin dari empat pertandingan yang telah dijalani di Grup A3 UEFA Nations League.
Meskipun meraih poin penuh, posisi Inggris di klasemen sementara Grup A3 masih tertahan di peringkat kedua di bawah Spanyol yang mengemas 12 poin. Pada pertandingan lain yang berlangsung secara bersamaan, Timnas Spanyol juga berhasil memetik kemenangan tipis 2-1 atas Kroasia untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Sementara itu, Ceko harus rela tertahan di papan bawah setelah gagal mencuri poin dalam lawatan berat mereka ke London kali ini.
Dalam laga ini, Thomas Tuchel menurunkan formasi terbaiknya dengan Jordan Pickford di bawah mistar gawang, dikawal oleh kuartet bek Trent Alexander-Arnold, Marc Guehi, Jarell Quansah, dan Lewis Hall. Di lini tengah, talenta muda Myles Lewis-Skelly bahu-membahu bersama Elliott Anderson, menyokong pergerakan trio gelandang serang Jude Bellingham, Eberechi Eze, dan Morgan Rogers. Di kubu Ceko, pelatih mereka mengandalkan skema defensif dengan menempatkan trio bek Robin Hranac, Martin Vitik, dan Jiri Slama guna membendung agresivitas lini depan tuan rumah.


