Dewablog.com — Presiden Prabowo Subianto memimpin jalannya sidang kabinet paripurna di Jakarta pada Rabu (21/10) untuk membahas berbagai isu strategis nasional. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momen refleksi atas pencapaian dua tahun masa pemerintahan yang telah berjalan di bawah Kabinet Merah Putih.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran menteri dan staf kabinet atas dedikasi serta kekompakan yang telah ditunjukkan selama dua tahun pertama masa jabatan. Ia menilai kerja keras seluruh elemen kabinet menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan nasional maupun global.
“Mengapresiasi kerja keras, semangat pengabdian, dan kekompakan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih selama dua tahun pertama pemerintahan,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10/2026).
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Presiden dalam rapat tersebut adalah pentingnya memperkuat ketahanan nasional. Di tengah ketidakpastian global serta meningkatnya persaingan geopolitik, Kepala Negara meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk lebih waspada dalam melindungi kekayaan alam Indonesia serta menjaga persatuan bangsa agar tetap kokoh dari berbagai gangguan eksternal.
Presiden Prabowo juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di berbagai wilayah. Ia memberikan instruksi tegas agar aparat hukum melakukan pengusutan menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan individu maupun korporasi yang terbukti melanggar aturan lingkungan hidup.
Selain masalah lingkungan, sektor pangan dan energi menjadi sorotan utama dalam agenda pembahasan. Presiden menekankan pentingnya mempertahankan swasembada pangan demi menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Langkah ini akan dibarengi dengan percepatan kemandirian energi melalui optimalisasi sumber daya dalam negeri, seperti pengembangan biodiesel dan etanol sebagai alternatif bahan bakar yang berkelanjutan.
Terkait dengan pelaksanaan tugas, Presiden Prabowo meminta seluruh pembantunya untuk menjalankan amanat rakyat dengan penuh keberanian, ketegasan, dan tanggung jawab. Kepentingan nasional harus selalu diletakkan di atas segala kepentingan golongan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh pelosok tanah air.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa dua tahun pertama ini merupakan landasan penting bagi pemerintah untuk melanjutkan agenda strategis ke depan. Seluruh langkah yang diambil pemerintah berorientasi pada penciptaan negara yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu memberikan kesejahteraan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Arahan ini sekaligus menjadi penegas bahwa pemerintah akan terus bekerja secara nyata untuk menuntaskan berbagai program prioritas nasional yang telah direncanakan sebelumnya. Fokus pemerintah ke depan adalah memastikan seluruh kebijakan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat luas serta memperkuat fondasi ekonomi nasional agar lebih tahan terhadap berbagai gejolak yang mungkin terjadi di masa depan.


