Dewablog.com — Identitas kopilot pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 yang mengalami kecelakaan fatal di Florida akhirnya terungkap sebagai Nathalia Gadelha Filgueiras. Perempuan berusia 20 tahun tersebut dipastikan menjadi salah satu awak dalam penerbangan maut yang berakhir tragis di kawasan Palm Beach County. Nathalia dikenal sebagai sosok pilot muda berbakat yang telah berhasil mengantongi lisensi terbangnya sejak masih menempuh pendidikan di bangku sekolah menengah atas.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat pesawat jet pribadi itu tengah melakukan perjalanan udara dari Austin, Texas, dengan tujuan akhir menuju Kepulauan Bahama. Berdasarkan data pelacakan penerbangan yang tersedia, pesawat tersebut tiba-tiba mengalami penurunan ketinggian yang sangat drastis secara mendadak. Pesawat menukik tajam dari udara dengan kecepatan yang diperkirakan melampaui 20.000 kaki per menit sebelum akhirnya menghantam daratan pada Minggu (1/11) sore waktu setempat.
Pihak keluarga, yang terdiri dari ibu kandung Nathalia, Camila, serta ayah tirinya, Thiago Corteleti, telah memberikan konfirmasi resmi mengenai keterlibatan putri mereka dalam insiden tersebut. Camila mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian putrinya yang sedianya akan merayakan ulang tahun ke-21 pada bulan Januari mendatang. Meskipun sangat terpukul, sang ibu menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian Nathalia yang telah mendedikasikan diri sebagai pilot komersial selama sembilan bulan terakhir.
“Saya ingin dia mewujudkan impiannya, tetapi saya tahu bahwa impian itulah yang pada akhirnya akan menjauhkannya dari saya,” tutur Camila.
Thiago Corteleti memberikan keterangan tambahan bahwa Nathalia bukanlah pilot pemula, melainkan telah memiliki pengalaman terbang yang cukup mumpuni dengan catatan 1.300 jam terbang. Sebelum pesawat tersebut hilang kontak dan jatuh, Nathalia diketahui sempat mengirimkan pesan singkat kepada kekasihnya yang bernama Justin. Dalam pesan yang dikirimkan tepat sepuluh menit sebelum kecelakaan, ia memberikan informasi mengenai kondisi cuaca buruk yang sedang dihadapi di jalur penerbangan tersebut.
Informasi dari pihak keluarga menyebutkan bahwa Nathalia menyampaikan adanya kendala berupa turbulensi hebat dan keberadaan lapisan es pada badan pesawat melalui pesan terakhirnya. Kondisi cuaca tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyulitkan pengendalian pesawat jet tersebut. Nathalia sendiri berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang dunia kedirgantaraan, di mana ayahnya merupakan seorang pilot yang juga menjadi guru pertama bagi Nathalia dalam mempelajari teknik menerbangkan pesawat.
Ketertarikan Nathalia pada dunia penerbangan sudah terlihat sejak dini, hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan lisensi pilot pada tahun 2023 saat masih berstatus siswa kelas 12 di West Boca Raton Community High School. Lisensi tersebut diperoleh melalui program beasiswa dari Distrik Sekolah Palm Beach County yang memiliki akademi penerbangan khusus. Di sekolah tersebut, para siswa diberikan fasilitas pelatihan intensif menggunakan simulator canggih serta pengoperasian drone untuk mengasah kemampuan navigasi udara mereka.
Momen jatuhnya pesawat jet tersebut sempat terekam oleh kamera warga yang sedang melintas di area jalan raya dekat lokasi kejadian. Video yang beredar memperlihatkan detik-detik mengerikan saat pesawat jatuh dengan kecepatan tinggi dari langit, menghantam tanah dengan kekuatan besar, dan langsung meledak hebat. Kobaran api dan asap hitam pekat menyelimuti lokasi kejadian yang hanya berjarak beberapa kaki dari pemukiman warga serta jalan raya yang masih aktif dilalui kendaraan.
Gubernur Florida, Ron DeSantis, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian, memberikan gambaran mengenai betapa dahsyatnya dampak dari kecelakaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pesawat jatuh dengan kekuatan yang luar biasa hingga menciptakan kawah besar di sisi jalan raya. Keajaiban kecil terjadi karena pesawat tersebut tidak mengenai rumah warga atau kendaraan yang sedang melintas meski lokasi jatuhnya sangat berdekatan dengan fasilitas umum.
“Pesawat itu tampak seperti rudal yang jatuh dan meninggalkan kawah besar di sisi jalan,” tegas Gubernur Ron DeSantis.
Penyelidikan mendalam kini tengah dilakukan oleh pihak berwenang untuk menentukan penyebab pasti dari kegagalan teknis atau faktor alam yang memicu jatuhnya pesawat tersebut. Nathalia Gadelha Filgueiras dikenang oleh rekan-rekan dan gurunya di akademi penerbangan sebagai siswi yang cerdas dan penuh semangat. Meskipun posisinya dalam penerbangan tersebut adalah sebagai kopilot dan belum memiliki wewenang penuh sebagai kapten, kualifikasi teknis yang dimilikinya dinyatakan sah untuk mengoperasikan jet jenis Learjet tersebut.
Keluarga Nathalia yang berasal dari Brasil kini tengah mengurus segala keperluan terkait kepulangan jenazah dan prosesi pemakaman. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi komunitas penerbangan lokal di Florida, terutama bagi sekolah menengah tempat Nathalia menimba ilmu. Kasus ini juga menjadi perhatian serius bagi otoritas penerbangan sipil terkait prosedur keamanan terbang dalam kondisi cuaca ekstrem yang melibatkan pembentukan es pada badan pesawat jet ringan.


