Dewablog.com — Aparat kepolisian dari Polresta Batang resmi menahan seorang pria berinisial BPA (33) yang diduga menjadi pelaku penyerangan terhadap bus rombongan tim sepak bola Persib U-18. Penangkapan warga asal Palmerah, Jakarta Barat ini dilakukan menyusul aksi perusakan yang menimpa kendaraan rombongan pemain saat melintasi wilayah Batang. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku merupakan salah satu pendukung tim Persija Jakarta.
Proses penangkapan ini berkembang ke ranah penyidikan narkotika setelah petugas melakukan serangkaian tes kesehatan terhadap pelaku. Hasil pemeriksaan urin yang dilakukan oleh Satnarkoba Polresta Batang menunjukkan bahwa BPA berada di bawah pengaruh zat terlarang saat peristiwa penyerangan berlangsung. Polisi bahkan menemukan barang bukti berupa alat hisap narkoba di dalam tas milik tersangka.
“Hasil pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Batang tadi, ia positif. Ya memakai sabu dan ganja,” ujar Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama.
Selain barang bukti alat hisap narkoba, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras saat melakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa pelaku. Temuan ini menjadi bagian penting dalam penyelidikan untuk mendalami kondisi mental dan pengaruh zat yang dikonsumsi pelaku saat melakukan tindak pidana perusakan bus tersebut. Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Batang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan pihak koordinator lapangan suporter terkait status pelaku. Kompol Bintoro Thio Pratama menegaskan bahwa aksi yang dilakukan BPA murni merupakan tindakan kriminal individu yang berada di luar tanggung jawab organisasi suporter manapun. Pihak koordinator suporter bahkan telah mengakui bahwa tindakan tersebut tidak berkaitan dengan instruksi atau arahan organisasi, melainkan inisiatif pribadi pelaku yang telah melanggar hukum.
Hingga kini, pihak berwenang masih terus mengumpulkan keterangan tambahan guna merampungkan berkas perkara. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat keamanan di Batang mengingat tindakan perusakan terhadap kendaraan rombongan tim olahraga merupakan pelanggaran pidana yang dapat mengganggu ketertiban umum. Polisi berkomitmen untuk memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mendalami keterkaitan konsumsi narkoba dengan aksi nekat yang dilakukan tersangka di jalan raya.


