Dewablog.com — Chelsea berhasil menundukkan Manchester United dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga lanjutan pekan kesembilan Liga Primer Inggris yang berlangsung pada Sabtu waktu setempat. Kemenangan ini diraih The Blues melalui gol-gol yang dicetak oleh Morgan Rogers dan Cole Palmer, sekaligus memperpanjang derita Setan Merah yang kini semakin terpuruk di papan bawah klasemen sementara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertandingan yang digelar dengan tensi tinggi ini menjadi sorotan utama mengingat posisi manajer Manchester United, Michael Carrick, yang sedang berada di bawah tekanan besar. Meskipun manajemen klub sempat menyatakan tetap memberikan kepercayaan penuh sebelum laga dimulai, hasil negatif di markas lawan ini diprediksi akan semakin memojokkan posisi mantan gelandang United tersebut di kursi kepelatihan.

Babak pertama berjalan cukup sengit dengan kedua tim saling melancarkan serangan terbuka. Manchester United sebenarnya sempat mencetak gol pembuka pada menit ke-34 melalui aksi Matheus Cunha, namun kegembiraan tim tamu tidak bertahan lama. Setelah melakukan peninjauan melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR), wasit akhirnya membatalkan gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses serangannya.

Memasuki babak kedua, Chelsea tampil lebih agresif untuk memecah kebuntuan di hadapan pendukungnya sendiri. Upaya skuat asuhan Enzo Maresca akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50 ketika Morgan Rogers berhasil menyarangkan bola ke gawang United. Gol pembuka ini mengubah dinamika permainan secara drastis dan memaksa tim tamu untuk keluar menyerang lebih terbuka guna mengejar ketertinggalan.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Manchester United justru kembali bobol pada menit ke-64. Cole Palmer menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol kedua bagi Chelsea, yang sekaligus memperlebar jarak keunggulan menjadi 2-0. Gol tersebut bermula dari skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan tim tamu yang mulai tampak rapuh.

Chelsea sebenarnya berpeluang menambah keunggulan menjadi tiga gol melalui aksi Estevao pada menit ke-71. Namun, untuk kedua kalinya dalam laga ini, VAR mengintervensi keputusan di lapangan dan membatalkan gol tersebut karena alasan teknis. Meskipun demikian, dominasi tuan rumah tetap terlihat jelas di sepanjang paruh kedua pertandingan, sementara United kesulitan menciptakan peluang bersih.

Nasib buruk Manchester United semakin lengkap setelah bek tengah andalan mereka, Lisandro Martinez, diusir keluar lapangan oleh wasit. Martinez menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap bek Chelsea, Wesley Fofana. Bermain dengan sepuluh orang membuat peluang United untuk mengejar ketertinggalan menjadi semakin tipis hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Dengan hasil kemenangan ini, Chelsea kini melesat ke posisi keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan koleksi 16 poin. Sebaliknya, kekalahan telak ini membuat Manchester United harus rela merosot ke posisi ke-16 dengan hanya mengantongi 7 poin dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani. Tren negatif ini menjadi alarm keras bagi jajaran manajemen klub di Old Trafford.

Kekalahan ini menambah beban berat bagi Michael Carrick yang masa depannya kini menjadi tanda tanya besar di mata publik dan analis sepak bola. Manajemen Manchester United kini dihadapkan pada pilihan sulit terkait kelanjutan kepemimpinan Carrick, mengingat performa tim yang tak kunjung membaik meski telah diberikan kesempatan pembuktian dalam laga krusial melawan rival besar tersebut.