Dewablog.com — Mantan bek Manchester United, Ashley Young, melontarkan kritik keras terhadap performa skuad asuhan Michael Carrick setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth. Pertandingan yang berlangsung di Old Trafford pada Minggu (25/10/2026) malam WIB tersebut menunjukkan dominasi tim tamu yang mampu mencetak gol melalui Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson.
Kekalahan ini menambah rentetan catatan buruk Manchester United yang kini telah melewati delapan pertandingan di semua kompetisi tanpa meraih satu pun kemenangan. Situasi tim yang semakin terpuruk membuat posisi klub kini berada di ambang zona degradasi dengan hanya terpaut satu poin dari batas bawah klasemen sementara Liga Inggris.
Kekecewaan mendalam terlihat jelas di wajah para suporter yang hadir di stadion. Selepas peluit panjang dibunyikan, sorakan cemoohan terdengar nyaring ditujukan kepada para pemain, meskipun dukungan moral secara personal masih diberikan oleh pendukung setia klub kepada manajer Michael Carrick yang dianggap sebagai legenda hidup tim.
“Jika melihat perbedaan dengan Bournemouth, saya rasa semua pemain Bournemouth akan lebih layak mengisi tim Manchester United. Penampilan Manchester United benar-benar buruk,” tegas Ashley Young.
Dalam analisisnya, Young menyoroti kurangnya semangat juang dan kolektivitas di dalam lapangan. Ia merasa bahwa para pemain Manchester United saat ini tidak menunjukkan etos kerja yang cukup, termasuk enggan melakukan pergerakan tanpa bola yang sangat krusial dalam sepak bola modern.
Young secara khusus menyayangkan posisi sulit yang harus dihadapi oleh Michael Carrick di tengah tekanan besar publik. Menurutnya, status legenda klub yang disandang Carrick memang masih memberikan sedikit ruang kepercayaan dari suporter, namun hal tersebut tidak sebanding dengan kualitas permainan yang ditampilkan oleh para pemain di lapangan.
Kritik tajam dari mantan pemain yang juga pernah berseragam The Red Devils ini mencerminkan frustrasi yang kian memuncak di lingkungan klub. Dengan performa yang terus merosot dan krisis kemenangan yang berkepanjangan, tuntutan terhadap perubahan drastis di dalam skuad utama kini menjadi topik pembicaraan utama di kalangan pemerhati sepak bola.
Hingga saat ini, manajemen Manchester United belum memberikan pernyataan resmi terkait evaluasi mendalam atas hasil buruk yang terus berulang. Para pendukung kini menantikan perbaikan signifikan dalam laga-laga berikutnya agar tim tidak semakin terperosok ke dasar klasemen liga.


