Dewablog.com — Pembalap Pedro Acosta berhasil mengamankan podium tertinggi dalam sesi sprint race MotoGP Malaysia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada Sabtu (31/10) siang. Acosta sukses menyentuh garis finis pertama setelah memanfaatkan situasi dramatis akibat insiden kecelakaan yang dialami oleh Alex Marquez saat memimpin balapan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Persaingan ketat sudah terjadi sejak bendera start dikibarkan di trek Sepang. Alex Marquez yang mengawali balapan dari posisi terdepan sempat mempertahankan posisinya sebagai pimpinan balapan. Sementara itu, persaingan sengit langsung meletus di papan atas ketika Pedro Acosta dan Marc Marquez bertarung ketat hingga sempat terlibat senggolan demi merebut tempat kedua.

Usaha Acosta berbuah manis setelah berhasil mengamankan posisi kedua dari kejaran Marc Marquez pada awal balapan. Namun, dinamika di barisan depan kembali berubah saat pembalap Ai Ogura melakukan manuver impresif. Ogura secara perlahan melewati Alex Marquez untuk mengancam posisi depan, sekaligus menggeser Acosta dari urutan kedua demi menempel pimpinan lomba.

Nasib sial menghampiri Alex Marquez ketika memasuki lap ketiga. Pembalap yang tengah nyaman memimpin balapan di posisi terdepan tersebut mendadak mengalami kecelakaan dan tersungkur dari motornya. Insiden jatuhnya pemegang posisi pertama ini secara otomatis mengubah peta persaingan, melapangkan jalan bagi Ogura dan Acosta untuk berebut posisi paling depan.

Di belakang dua pembalap terdepan, Marc Marquez terus berupaya memangkas jarak secara konsisten. Bergerak dari urutan ketiga, Marc Marquez perlahan mendekati posisi Ogura dan Acosta. Di saat yang sama, Marco Bezzecchi ikut menempel ketat dari belakang untuk membuntuti pemuncak klasemen sementara tersebut. Hingga putaran kelima selesai, persaingan ketat di tiga besar antara Ogura, Acosta, dan Marquez masih bertahan tanpa perubahan posisi.

Memasuki putaran keenam, Marc Marquez makin gencar melancarkan tekanan terhadap Acosta. Drama perpindahan posisi kembali terjadi ketika balapan menyisakan tiga lap terakhir. Acosta berhasil mengeksekusi manuver di tikungan untuk mengambil alih pimpinan balapan dari Ogura. Tak lama kemudian, Marc Marquez menyusul jejak Acosta dengan menyalip Ogura demi mengambil alih tempat kedua.

Pertarungan makin panas di dua putaran tersisa saat Marc Marquez dan Acosta terlibat duel sangat ketat memperebutkan posisi teratas. Di saat bersamaan, posisi Ogura makin melorot setelah berhasil dilewati oleh Bezzecchi di sebuah tikungan menuju dua lap terakhir. Memasuki lap terakhir, Acosta mampu memperlebar jarak dan melaju tenang di depan, sementara perebutan tempat kedua hingga keempat berlangsung makin sengit dalam jarak yang sangat tipis.

Pedro Acosta akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 20 menit 04,098 detik untuk mengunci gelar juara sprint race MotoGP Malaysia 2026. Marc Marquez menyusul di urutan kedua dengan selisih waktu 0,578 detik, disusul Marco Bezzecchi di tempat ketiga. Sementara itu, Ai Ogura harus puas finis di posisi keempat, diikuti Fabio di Giannantonio di peringkat kelima, Francesco Bagnaia keenam, Brad Binder ketujuh, Diogo Moreira kedelapan, Enea Bastianini kesembilan, dan Johann Zarco melengkapi sepuluh besar.