Dewablog.com — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan proses penanganan insiden kebakaran kapal motor penyeberangan KMP Batumandi yang terjadi di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Banten, telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional standar. Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang beserta awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim penanganan gabungan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan serta pihak-pihak yang terdampak atas ketidaknyamanan akibat insiden kebakaran ini. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal merupakan prioritas paling utama dalam setiap tahapan proses penanganan darurat di lapangan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak. Saat ini, prioritas utama kami adalah memastikan seluruh pihak yang berada di kapal dalam kondisi aman dan mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo.
Berdasarkan kronologi resmi yang disampaikan pihak perseroan, insiden kebakaran tersebut bermula ketika KMP Batumandi sedang berlayar melayani rute pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Selasa (20/10/2026). Kapal tersebut diketahui bertolak dari Dermaga Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.32 WIB untuk menyeberangi Selat Sunda.
Sekitar pukul 16.15 WIB, indikasi percikan api terdeteksi di bagian buritan kapal, tepatnya berada pada area dek atas kendaraan kecil. Saat percikan api mulai terlihat, KMP Batumandi sudah berada di sekitar perairan Pulau Merak Besar dan sedang melakukan proses olah gerak kapal untuk bersandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.
Mengetahui timbulnya percikan api di dek kendaraan, para petugas kapal langsung bergerak cepat melakukan tindakan penanganan awal guna melokalisasi titik api sekaligus melaporkan situasi darurat tersebut kepada otoritas pelabuhan. Respons cepat langsung diberikan oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur otoritas pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kepolisian, serta instansi terkait lainnya di kawasan Pelabuhan Merak.
Proses evakuasi dan pemadaman berlangsung dinamis dengan koordinasi ketat lintas instansi. Petugas gabungan bahu-membahu mengamankan para penumpang dan kru kapal, sehingga seluruh proses penyelamatan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa. ASDP pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur penolong yang dengan sigap diterjunkan ke lokasi insiden.
“Kami mengapresiasi respons cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh petugas gabungan serta instansi terkait dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini. Sinergi seluruh pihak sangat berarti dalam memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal,” tutur Heru Widodo.
Mengenai penyebab pasti munculnya percikan api di bagian buritan KMP Batumandi, ASDP menyatakan bahwa hal tersebut masih berada dalam tahapan pemeriksaan serta pendalaman secara mendalam oleh pihak berwenang. Manajemen perseroan berkomitmen penuh untuk mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan sesuai dengan kewenangan instansi masing-masing, serta akan menyampaikan perkembangan informasi resmi begitu verifikasi lapangan selesai dilakukan.
Dampak dari penanganan insiden kebakaran ini juga berimbas pada penyesuaian skema operasional penyeberangan lintas Merak-Bakauheni. Guna menjaga kelancaran alur moda transportasi laut dan mobilitas masyarakat, ASDP mengalihkan sementara alur pelayanan penyeberangan melalui Dermaga Express 2 Pelabuhan Merak.
Para pengguna jasa penyeberangan diimbau untuk senantiasa mematuhi setiap petunjuk serta arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan. Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan pembaruan informasi operasional pelabuhan yang disampaikan secara berkala agar aktivitas perjalanan tetap berjalan aman dan tertib.
ASDP memastikan terus memantau situasi di lapangan secara berkelanjutan serta berkoordinasi erat dengan pemangku kepentingan terkait demi menjamin seluruh rangkaian operasional pelabuhan dapat kembali normal. Manajemen berjanji mengawal proses penanganan ini hingga tuntas dengan selalu mengedepankan prinsip transparansi, keselamatan, dan kenyamanan publik.
Bagi masyarakat atau pengguna jasa yang membutuhkan informasi tepercaya mengenai perkembangan penanganan insiden KMP Batumandi maupun layanan rute Merak-Bakauheni, ASDP menyediakan saluran layanan informasi resmi melalui Contact Center ASDP pada nomor 191. Saluran ini dibuka untuk memfasilitasi kebutuhan informasi publik yang akurat dan terverifikasi secara langsung.
Heru Widodo kembali menegaskan bahwa komitmen keselamatan dan kehati-hatian akan terus menjadi landasan utama ASDP dalam mengoperasikan armada kapal penyeberangan. Seluruh langkah penanganan pasca-insiden dipastikan terlaksana secara cermat, terukur, serta selaras dengan regulasi keselamatan pelayaran yang berlaku.


