Dewablog.com — Pembalap tim Aprilia, Jorge Martin, memutuskan untuk tetap berupaya tampil dalam seri balapan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, meski tengah menderita cedera patah tulang pergelangan tangan kanan. Keputusan ini diambil menyusul insiden kecelakaan yang dialaminya saat melakoni sesi sprint race pada putaran MotoGP Australia akhir pekan lalu. Meski secara medis cedera tersebut memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang, Martin mendapatkan izin untuk mencoba turun ke lintasan pada sesi latihan bebas pertama (FP1) yang dijadwalkan berlangsung Jumat (30/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kondisi fisik Martin akan dievaluasi secara menyeluruh oleh tim medis setelah dirinya menyelesaikan sesi latihan bebas pertama tersebut. Hasil observasi ini nantinya menjadi penentu apakah ia dapat melanjutkan rangkaian balapan hingga sesi utama pada akhir pekan nanti. Martin sendiri menegaskan bahwa dirinya sangat bertekad untuk terus memacu motornya demi menjaga peluang dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang kini semakin ketat.

“Pada akhirnya tulang yang patah membutuhkan waktu untuk sembuh, dan saya tidak punya waktu sebanyak itu. Jadi dengan berada di sini, saya memutuskan untuk mencobanya,” ujar Jorge Martin.

Saat ini, Jorge Martin menempati posisi kedua dalam klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengumpulkan total 355 poin. Ia terpaut 10 angka dari pemuncak klasemen, Marc Marquez, dengan sisa empat seri balapan yang harus dijalani. Situasi klasemen yang sangat rapat ini menjadi alasan utama bagi Martin untuk tidak menyerah pada cedera yang dideritanya. Ia menyadari bahwa setiap poin sangat berharga untuk mengejar ketertinggalan dari rival utamanya di sisa musim ini.

Martin menambahkan bahwa kehadiran dirinya di lintasan Sepang merupakan langkah awal untuk mengukur sejauh mana ketahanan pergelangan tangannya. Setelah sesi latihan, ia harus segera membuat keputusan krusial mengenai kelanjutan partisipasinya di sisa rangkaian MotoGP Malaysia. Ia berharap kondisi fisiknya dapat terus membaik dalam beberapa hari ke depan seiring dengan proses adaptasi posisi berkendara di atas motornya.

Lebih lanjut, pembalap berjuluk Martinator ini mengungkapkan bahwa ia akan melakukan penyesuaian teknis pada setang motor agar lebih nyaman dikendalikan dengan kondisi pergelangan tangan yang belum pulih total. Meskipun ia mengakui bahwa performanya mungkin belum berada pada kondisi terbaik, upaya ini dipandang sebagai pilihan terbaik yang bisa ia ambil dalam situasi kompetisi yang sedang berlangsung. Pihak tim Aprilia pun terus memantau perkembangan kondisi Martin untuk memastikan keselamatan sang pembalap selama berada di lintasan balap.