Dewablog.com — Manchester City menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium pada Sabtu (31/10/2026) malam WIB. Pertandingan lanjutan Liga Inggris tersebut berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk keunggulan tim tamu, berkat gol tunggal yang dicetak oleh Yasin Ayari pada awal babak pertama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hasil ini menjadi pukulan bagi skuad asuhan tuan rumah yang tampil sangat mendominasi sepanjang laga. Statistik menunjukkan Manchester City menguasai 62 persen penguasaan bola dan mencatatkan total 21 upaya ke gawang lawan, namun ketangguhan lini pertahanan Brighton membuat mereka kesulitan untuk menyamakan kedudukan.

Gol kemenangan Brighton tercipta melalui skema serangan balik cepat saat pertandingan baru berjalan sepuluh menit. Brighton berhasil menembus sisi kanan pertahanan tuan rumah dan melepaskan umpan tarik yang menuju tiang jauh. Bola sempat mengenai kaki Maxim De Cuyper setelah gagal dihalau oleh Matheus Nunes, yang kemudian memberikan celah bagi Yasin Ayari untuk melepaskan tembakan mendatar ke gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma.

Tersentak oleh gol cepat tersebut, Manchester City berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan rapat yang diperagakan oleh skuad Brighton di bawah arahan pelatih mereka terbukti sangat solid. Beberapa peluang emas sempat diciptakan, termasuk sundulan Iliman Ndiaye yang masih melebar dari sasaran.

Menjelang babak pertama berakhir, tekanan City semakin meningkat. Erling Haaland nyaris mencatatkan namanya di papan skor jika saja sepakannya di depan gawang tidak segera diadang oleh bek Brighton, Lewis Dunk. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, keunggulan satu gol untuk tim tamu tetap terjaga.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah dengan City yang terus menggempur pertahanan lawan. Pada menit ke-54, peluang emas kembali terbuang saat tembakan keras Iliman Ndiaye hanya membentur mistar gawang Bart Verbruggen. Ketidaktelitian dalam penyelesaian akhir menjadi kendala utama bagi tim tuan rumah dalam membongkar rapatnya barisan belakang Brighton.

Brighton sendiri sesekali memberikan ancaman melalui serangan balik yang berbahaya. Pada menit ke-88, mereka hampir menggandakan keunggulan melalui aksi Jack Hinshelwood yang mencoba mencungkil bola melewati Donnarumma. Namun, hingga akhir pertandingan, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta di Etihad Stadium.

Dengan kekalahan ini, posisi Manchester City di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 21 poin dari sembilan laga kini semakin terancam. Mereka hanya unggul selisih gol dari Arsenal yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Brighton sukses merangsek naik ke posisi ketiga klasemen dengan perolehan 19 poin, sekaligus memangkas jarak poin dengan dua tim teratas.

Kegagalan City dalam mengonversi dominasi menjadi gol menjadi sorotan utama dalam laga ini. Meski sempat mendapatkan peluang beruntun di menit-menit akhir lewat sepakan Abdukodir Khusanov yang ditepis Verbruggen dan bola muntah Nico O’Reilly yang melebar, upaya tersebut belum cukup untuk menyelamatkan satu poin bagi tuan rumah.