Dewablog.com — Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menggelar upacara pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo. Prosesi pemakaman tersebut dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta, pada Selasa (20/10/2026), menyusul wafatnya almarhum di usia 80 tahun.
Sebelum diberangkatkan menuju lokasi peristirahatan terakhir, jenazah Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo sempat disemayamkan di Ruang Jatikusumo, Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta. Suasana duka menyelimuti lingkungan Mabes AD saat para pejabat, kerabat, serta keluarga besar TNI hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh militer yang dikenal memiliki dedikasi tinggi tersebut.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut hadir secara langsung di Mabes AD untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Kehadiran Kepala Negara menunjukkan apresiasi mendalam pemerintah atas pengabdian panjang Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo selama meniti karier di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Rangkaian prosesi di Mabes AD diawali dengan penyambutan jenazah, yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah salat jenazah di Masjid At-Taqwa Mabesad. Usai disalatkan, upacara pelepasan jenazah secara resmi dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan, Jenderal TNI Richard Tampubolon, sebelum iring-iringan kendaraan pembawa jenazah bergerak menuju TMPN Utama Kalibata.
Sesampainya di TMPN Utama Kalibata, upacara pemakaman militer berlangsung dengan khidmat. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam prosesi tersebut. Seluruh rangkaian upacara mengikuti protokol militer standar, yang diawali dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum untuk mengenang kembali perjalanan panjang pengabdiannya bagi bangsa dan negara.
Suasana haru semakin terasa ketika dilaksanakan apel Persada sebagai simbol penghormatan tertinggi dari negara dan institusi TNI. Momen puncak terjadi saat KSAD, KSAL, KSAU, dan Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak melakukan pelipatan Bendera Merah Putih yang menyelimuti peti jenazah. Bendera tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarga sebagai tanda penghormatan atas darma bakti almarhum.
Prosesi pemakaman juga diiringi dengan dentuman tembakan salvo oleh satu regu pasukan kehormatan, yang menandai momen pelepasan jenazah ke liang lahat. Setelah jenazah dikebumikan, upacara ditutup dengan prosesi tabur bunga yang dilakukan oleh pihak keluarga serta peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara di atas pusara almarhum sebagai tanda bakti terakhir.
Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo diketahui mengembuskan napas terakhir pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya. Kepergian sosok purnawirawan jenderal ini meninggalkan kenangan mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga besar TNI yang kini kehilangan salah satu putra terbaik bangsa.
Seluruh rangkaian prosesi yang berjalan dengan khidmat dan tertib ini mencerminkan penghormatan institusi militer terhadap setiap prajurit yang telah menuntaskan tugas pengabdiannya dengan baik. Penghormatan terakhir di TMPN Utama Kalibata menjadi saksi bisu atas dedikasi tanpa pamrih yang telah diberikan oleh Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo sepanjang hayatnya bagi kemajuan TNI Angkatan Darat.


