Dewablog.com — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares angkat bicara mengenai kepindahan pemain sayap asal Timor Leste, Gali Freitas, yang dilepas ke Madura United dengan status pinjaman. Pernyataan tersebut disampaikan jelang pertarungan sengit antara Persebaya Surabaya melawan Madura United dalam lanjutan pekan ketujuh Super League yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin malam pukul 19.00 WIB.
Pertandingan bertajuk derbi Jawa Timur ini menyita perhatian publik setelah Gali Freitas dipastikan berpeluang tampil membela Madura United menghadapi klub pemiliknya. Tavares mengungkapkan bahwa keputusan untuk meminjamkan pemain berusia muda tersebut murni dilandasi oleh pertimbangan di luar urusan teknis lapangan, meskipun performa sang pemain tergolong cukup memuaskan selama berada di bawah asuhannya.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menjelaskan awal mula kedatangannya ke Persebaya pada Desember 2025 lalu, di mana penampilan Gali Freitas saat itu dinilai masih belum maksimal. Namun, berkat kepercayaan dan kesempatan bertanding yang diberikan secara berkelanjutan, Gali berhasil membuktikan kualitasnya dan menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan di atas lapangan hijau.
blockquote>“Gali adalah seorang pemain yang pada bulan Januari saat saya tiba, penampilannya kurang bagus di sini dan saya bertaruh padanya, dan dia mulai menunjukkan penampilan yang bagus. Namun egonya keluar dari klub karena itu bukan apa yang dia lakukan di lapangan, melainkan apa yang dia lakukan di luar lapangan,” kata Bernardo Tavares.
Tavares secara jujur menyayangkan kepindahan sang pemain ke rival kedaerahan tersebut di tengah kompetisi yang sedang berjalan. Ia juga menyoroti regulasi peminjaman pemain yang mengizinkan seorang pemain pinjaman bertanding melawan klub asalnya, sebuah kondisi yang dinilainya cukup unik dan tidak lazim dalam dunia sepak bola profesional.
Kendati demikian, juru taktik asal Portugal tersebut menegaskan bahwa urusan kepindahan maupun kebijakan peminjaman pemain bukanlah wewenang mutlak yang berada di bawah kendalinya. Keputusan administratif serta penandatanganan kesepakatan peminjaman sepenuhnya menjadi ranah manajemen klub Persebaya Surabaya yang berwenang dalam mengelola aset pemain.
blockquote>“Saya tidak tahu bagaimana mungkin kita meminjamkan seorang pemain ke sebuah klub dan setelah itu pemain tersebut dapat bermain melawan kita. Tapi ini bukan tanggung jawab saya,” ujar Tavares.
Menjelang laga krusial di Gelora Bung Tomo, Tavares memprediksi bahwa Gali Freitas akan tampil sangat ambisius dan termotivasi tinggi jika diturunkan oleh tim pelatih Madura United. Motivasi berlipat ganda diprediksi bakal diusung oleh pemain bernomor punggung tersebut guna membuktikan kepada manajemen Persebaya bahwa keputusan meminjamkannya merupakan sebuah kekeliruan besar.
Penilaian tersebut bukan tanpa alasan sebab Gali Freitas dinilai terus menampilkan grafik permainan yang impresif sejak berseragam Laskar Sape Kerrab. Dalam enam pertandingan awal yang telah dilakoni bersama Madura United, pemain serba bisa tersebut mampu menjadi pilar kunci dan memberikan kontribusi nyata bagi permainan tim barunya.
Perjalanan karier Gali Freitas di sepak bola Indonesia sendiri mencatatkan rekam jejak yang cukup panjang sebelum akhirnya merapat ke Surabaya. Pemain nasional Timor Leste tersebut pertama kali menancapkan kariernya di Tanah Air bersama PSIS Semarang dan memperkuat Laskar Mahesa Jenar selama dua musim berturut-turut pada periode 2023/2024 dan 2024/2025.
Pada musim perdana bersama PSIS Semarang, Gali Freitas tampil sangat menonjol dengan mencatatkan 11 gol dan 7 assist. Namun pada musim keduanya di Laskar Mahesa Jenar, produktivitasnya mengalami penurunan dengan torehan 1 gol dan 4 assist sebelum akhirnya memutuskan hengkang untuk membela Persebaya Surabaya pada musim 2025/2026.
Selama membela Persebaya Surabaya, catatan statistik Gali Freitas sejatinya terbilang impresif bagi seorang penyerang sayap. Ia sukses menorehkan 6 gol dan 7 assist dari total 32 penampilan bersama tim berjuluk Bajul Ijo di ajang kompetisi Super League musim 2025/2026.
Meskipun saat ini harus menjalani masa peminjaman bersama Madura United FC, masa depan Gali Freitas sejatinya masih terikat kuat dengan Persebaya Surabaya. Pemain yang bersangkutan masih mengantongi kontrak jangka panjang bersama klub kebanggaan Bonek tersebut yang baru akan berakhir pada penghujung musim 2026/2027 mendatang.
Saat diperkenalkan sebagai penggawa anyar Madura United FC, Gali Freitas menyampaikan kesiapan penuh serta antusiasmenya untuk mengarungi kompetisi dan berjuang memberikan hasil terbaik bagi Laskar Sape Kerrab. Konsistensi penampilan Gali selama masa peminjaman ini diperkirakan akan menjadi faktor krusial yang menentukan status dan masa depannya saat kembali ke Persebaya di musim berikutnya.


