Dewablog.com — Seorang pemancing bernama Muhayar (43) dilaporkan tenggelam dan belum berhasil ditemukan setelah hilang di danau bekas galian pasir atau kuari yang terletak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak siang hari terpaksa dihentikan sementara menjelang malam dan dijadwalkan bakal berlanjut pada pagi hari berikutnya.
Staf Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jalaludin, mengonfirmasi bahwa kondisi terakhir korban masih belum diketahui keberadaannya. Pihaknya bersama jajaran unsur terkait menghentikan operasi penyisiran saat sore hari lantaran visibilitas dan kondisi medan yang mulai terbatas.
“Situasi akhir korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok jam 07.30 WIB,” kata Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin.
Jalaludin menjelaskan bahwa laporan awal mengenai insiden tersebut diterima oleh petugas dari warga setempat serta pihak kepolisian pada hari Minggu. Berdasarkan keterangan awal, peristiwa memilu ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban tengah melakukan aktivitas memancing di tepi danau bekas galian pasir tersebut.
Setelah menerima laporan darurat, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel BPBD, kepolisian, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Langkah cepat diambil dengan menyisir area permukaan air menggunakan perahu serta menerjunkan tim penyelam untuk mendeteksi keberadaan korban di dasar danau.
Penyisiran intensif difokuskan pada titik lokasi awal di mana korban terlihat terakhir kali sebelum menghilang. Petugas memetakan area sekitar danau kuari yang memiliki kedalaman bervariasi demi memastikan seluruh sudut lokasi potensial telah diperiksa secara seksama.
Meskipun upaya maksimal sudah dilakukan melalui metode penyusuran air dan penyelaman mendalam sepanjang siang hingga sore hari, keberadaan warga berusia 43 tahun itu masih nihil. Faktor kondisi air dan danau bekas galian pasir menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi para personel di lapangan.
Rencananya, operasi pencarian lanjutan pada pagi hari bakal melibatkan penambahan personel dan perluasan radius penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR gabungan terus berkoordinasi dengan warga sekitar serta pihak keluarga korban guna menghimpun petunjuk tambahan yang relevan dengan proses pencarian Muhayar.


