Dewablog.com — Dewa United sukses meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 saat melawat ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan kesembilan kompetisi Super League musim ini. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (6/11/2026) tersebut menjadi penentu posisi puncak klasemen sementara bagi tim tamu.
Kemenangan ini membawa Dewa United menggeser Persija dari posisi teratas dengan koleksi 20 poin. Sebaliknya, hasil negatif ini membuat PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat ke-15 dengan catatan lima poin dari sembilan laga yang telah dijalani sepanjang musim ini.
Tim tamu memulai laga dengan intensitas tinggi dan langsung unggul cepat pada menit ke-10. Wasit memberikan penalti bagi Dewa United setelah Adrian Dalmau melakukan pelanggaran handball di dalam kotak terlarang. Denilson, yang ditunjuk sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengecoh penjaga gawang PSIM, Cahya Supriadi.
Unggul satu gol tidak membuat Dewa United mengendurkan serangan. Noah Sadaoui nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-18, namun sepakan terukurnya berhasil diantisipasi dengan baik oleh Cahya. PSIM berusaha merespons melalui tendangan bebas Ezequiel Vidal pada menit ke-28, tetapi bola hanya membentur tiang gawang yang dijaga Sonny Stevens.
Memasuki menit ke-38, PSIM kembali memberikan ancaman melalui aksi Franco Ramos. Namun, kiper Dewa United, Sonny Stevens, tampil sigap dan berhasil menepis tembakan tepat sasaran tersebut untuk menjaga keunggulan timnya hingga turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta meningkatkan ritme permainan guna mengejar ketertinggalan. Usaha tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-66 melalui sundulan terarah Ezequiel Vidal yang memanfaatkan umpan matang dari Yusaku Yamadera. Gol tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memicu tensi pertandingan yang semakin meningkat di lapangan.
Di sisa waktu babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan untuk mencari gol kemenangan. Dewa United yang bermain disiplin mampu memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan lawan di menit-menit akhir pertandingan. Pada masa injury time 90+5, Taisei Marukawa menjadi pahlawan bagi Dewa United setelah melakukan penetrasi ke kotak penalti dan melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang yang gagal dijangkau Cahya Supriadi.
Gol penentu dari Taisei Marukawa memastikan kemenangan 2-1 bagi Dewa United. Hasil ini menjadi poin krusial bagi tim tamu dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini, sementara PSIM Yogyakarta harus segera berbenah untuk memperbaiki posisi mereka di papan bawah klasemen.


