Dewablog.com — Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, mengalami kendala teknis yang tidak terduga saat menjalani sesi practice MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Jumat (6/11) malam waktu setempat. Rantai motor yang dikendarainya tiba-tiba putus di tengah sesi latihan, sebuah insiden yang membuat sang pembalap kebingungan namun bersyukur hal tersebut terjadi saat latihan, bukan pada sesi balapan utama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Akibat insiden teknis tersebut, Marquez tidak dapat tampil maksimal di atas lintasan. Catatan waktunya pun harus mengakui keunggulan Fabio Di Giannantonio yang menempati posisi pertama, sementara Marquez harus puas berada di posisi kedua. Kendala ini segera menjadi perhatian tim teknis Ducati agar tidak terulang kembali di sisa rangkaian akhir pekan balapan.

“Memang sempat ada kendala kecil pada rantai motor, untungnya masalah itu terjadi saat sesi practice dan saya yakin pihak Ducati akan melakukan evaluasi serta perbaikan untuk sisa akhir pekan ini,” ujar Marc Marquez.

Marquez saat ini berada dalam posisi yang sangat krusial dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Ia memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 44 poin dari Jorge Martin dan 67 poin dari Marco Bezzecchi yang berada di peringkat ketiga. Meski memiliki selisih poin yang cukup signifikan, ia enggan meremehkan lawan-lawannya di sisa seri balapan yang akan digelar di Portugal dan Valencia.

Ia menyoroti performa Bezzecchi yang dinilai terus menunjukkan progres signifikan dan tekanan yang konsisten di setiap seri. Menurut Marquez, Bezzecchi merupakan ancaman serius karena tidak memiliki beban apa pun dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini. Selain itu, kondisi Jorge Martin yang tengah mengalami cedera pun tidak menghalangi sang pembalap untuk tetap tampil kompetitif di atas lintasan.

Menanggapi situasi persaingan yang kian memanas, Marquez menegaskan bahwa kejuaraan musim 2026 masih jauh dari kata selesai. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan motor dalam kondisi prima dan konsisten meraih poin maksimal di setiap seri yang tersisa. Evaluasi mendalam terhadap aspek teknis menjadi prioritas utama tim Ducati untuk memastikan reliabilitas mesin dan komponen motor tetap terjaga hingga garis finis terakhir di Valencia nanti.

Peristiwa putusnya rantai ini menambah daftar tantangan teknis yang harus dihadapi oleh tim di tengah ketatnya persaingan papan atas klasemen. Pihak tim diharapkan segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sistem penggerak motor untuk menghindari potensi kegagalan serupa yang dapat merugikan poin penting bagi sang pembalap di masa depan.