Dewablog.com — Peristiwa kebakaran sempat melanda salah satu gerai usaha yang berlokasi di area hall sisi selatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11/2026) malam. Insiden munculnya kobaran api tersebut sempat mengagetkan pengunjung stasiun sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran bersama tim darurat di lokasi berhasil mengendalikan serta memadamkan api secara menyeluruh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Informasi mengenai insiden kebakaran tersebut dibenarkan oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui petugas pusat layanan informasi KAI, Nikki. Berdasarkan pengecekan sistem dan laporan lapangan, peristiwa terbakarnya salah satu gerai retail di area publik stasiun kereta api utama tersebut memang benar terjadi pada malam hari.

Meski sempat memicu kekhawatiran para calon penumpang dan masyarakat di sekitar area stasiun, kobaran api tidak berlangsung lama. Petugas penanganan darurat bergerak cepat melakukan lokalisasi titik api sehingga kebakaran tidak merambat ke area pelayanan stasiun lainnya maupun ke fasilitas vital operasional kereta api.

Pihak KAI memastikan bahwa proses pemadaman berlangsung relatif singkat dan penanganan api telah selesai sepenuhnya sebelum pukul sembilan malam. Situasi di sekitar lokasi kejadian pun dapat dipastikan telah aman serta kondusif bagi seluruh aktivitas pengguna jasa angkutan kereta api.

“Informasi saat ini yang bisa kami informasikan, ini di jam 20.55 WIB, Pak, ini apinya sudah berhasil dipadamkan ya,” ujar petugas Call Center KAI, Nikki.

Nikki menjelaskan lebih lanjut bahwa titik utama api terkonsentrasi pada gerai usaha yang berada di lorong atau hall bagian selatan Stasiun Gambir. Setelah api berhasil dipadamkan, pihak pengelola stasiun segera melakukan pembersihan dan pemeriksaan jalur sirkulasi udara guna memastikan sisa asap tidak mengganggu kenyamanan calon penumpang.

Dalam keterangannya, pihak KAI menekankan bahwa insiden kebakaran di titik komersial tersebut sama sekali tidak mengganggu jadwal keberangkatan maupun kedatangan armada kereta api. Seluruh perjalanan kereta api jarak jauh yang beroperasi melalui Stasiun Gambir dipastikan tetap berjalan secara normal sesuai skenario operasional harian.

“Setelah kami bantu pengecekan, untuk saat ini sudah berhasil dipadamkan dan normal ya untuk aktivitas. Dan terkait hal tersebut juga ini tidak ada kereta yang terganggu ya,” tutur Nikki.

Secara terpisah, pihak pemadam kebakaran setempat juga mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Personel pemadam kebakaran dikerahkan langsung menuju tempat kejadian perkara guna memastikan tidak ada potensi rambatan api atau sisa materi panas yang dapat memicu kebakaran susulan.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan serta pemantauan intensif di area gerai yang terbakar. Tim di lapangan memastikan prosedur pendinginan dilakukan secara menyeluruh agar lokasi benar-benar steril dari potensi bahaya kebakaran kembali.

Hingga penanganan dinyatakan selesai, aktivitas pelayanan publik di Stasiun Gambir tetap berlangsung aman tanpa adanya penutupan stasiun. Para calon penumpang pun tetap dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan aman dan tertib sebagaimana mestinya.