Dewablog.com — Empat pengeras suara atau toa yang terpasang di sebuah masjid di Komplek Alvita, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, dilaporkan mengalami kerusakan parah. Seluruh corong pengeras suara tersebut tampak berlubang setelah diduga menjadi sasaran penembakan oleh orang tidak dikenal menggunakan senapan angin.
Peristiwa perusakan fasilitas ibadah ini pertama kali diketahui oleh pengurus masjid pada akhir Oktober 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan pada keempat pengeras suara tersebut menyebar hampir di seluruh bagian corong yang mengarah ke berbagai penjuru mata angin di sekitar tower masjid.
“Berdasarkan keterangan dari saksi bahwa pada hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2026 setelah salat Ashar lalu keluar dari masjid melihat kondisi Toa masjid yang sudah rusak dengan kondisi bolong bekas tembak senapan angin,” tegas Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq.
Kejadian penembakan tersebut diduga tidak terjadi dalam satu waktu saja. Saksi mata melaporkan bahwa pada Minggu, 25 Oktober 2026, suara tembakan kembali terdengar di sekitar area masjid tepat setelah pelaksanaan salat Isya. Setelah mendengar suara letusan tersebut, saksi segera melakukan pemeriksaan di luar bangunan masjid dan mendapati kondisi pengeras suara sudah dalam keadaan berlubang.
Pihak kepolisian dari Polsek Ciputat Timur telah merespons laporan tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa keterangan dari sejumlah saksi. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan untuk membantu mengungkap motif serta pelaku di balik aksi perusakan fasilitas umum tersebut.
Proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian mencakup penelusuran arah tembakan senapan angin. Berdasarkan hasil analisis lapangan sementara, petugas menduga arah tembakan berasal dari kawasan Kelurahan Sawah Lama. Pihak kepolisian juga telah mengarahkan pelapor untuk membuat laporan resmi guna menindaklanjuti proses hukum lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Menanggapi insiden yang meresahkan warga sekitar tersebut, pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak mana pun. Warga diminta untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib agar keamanan serta ketertiban lingkungan tetap terjaga.
Kapolsek Ciputat Timur menegaskan bahwa kepolisian akan terus berupaya menjalin komunikasi intensif dengan masyarakat setempat. Hal ini dilakukan demi memastikan ekosistem keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sehingga seluruh aktivitas ibadah di lingkungan masjid dapat berjalan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan lagi di masa mendatang.


