Dewablog.com — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Adex Yudiswan menemui secara langsung sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026). Dalam pertemuan singkat di depan Pos Polisi Thamrin tersebut, pimpinan kepolisian itu memberikan apresiasi atas jalannya aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung dengan aman dan tertib.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan tersebut berlangsung secara tidak sengaja ketika Irjen Adex Yudiswan sedang memantau langsung kesiapan dan penyebaran personel kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan di lapangan. Di tengah pemantauan situasi pascademo, sebanyak lima orang mahasiswa mendatangi perwira tinggi Polri tersebut untuk membuka ruang dialog secara santai mengenai pelaksanaan demonstrasi yang baru saja usai.

“Jadi kita mengucapkan terima kasih atas tertibnya teman-teman mahasiswa melakukan unjuk rasa, kita apresiasi,” kata Adex saat berbincang dengan para mahasiswa di depan Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat.

Adex menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi demonstrasi bertujuan untuk memberikan pengamanan menyeluruh agar seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan secara aman, teratur, dan lancar. Langkah pengamanan ini penting guna memastikan hak-hak warga negara dalam menyampaikan pendapat tetap terjamin tanpa mengganggu ketertiban umum masyarakat luas.

Selain melakukan pertemuan tatap muka, Adex juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan sarana teknologi modern dalam menyalurkan gagasan maupun kritik sosial. Menurutnya, era digital saat ini telah membuka berbagai ruang komunikasi publik yang efektif, termasuk melalui platform media sosial, sehingga penyampaian pendapat tidak selalu harus bergantung pada aksi demonstrasi turun ke jalan.

“Supaya aman dan berjalan tertib, makanya dibuat ada tempat-tempatnya. Sekarang kan zamannya sudah pakai teknologi, penyampaian pendapat bisa di medsos,” ungkap Adex.

Suasana perbincangan yang hangat tersebut dilanjutkan dengan dialog mengenai rencana kepulangan para peserta aksi setelah seluruh agenda demonstrasi dinyatakan selesai. Saat ditanya mengenai tujuan akhir mereka, salah seorang perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kelompok mereka berencana untuk kembali ke kediaman masing-masing di wilayah Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Mendengar hal tersebut, Adex memberikan tanggapan simpatik dengan menawarkan bantuan sarana transportasi bagi para mahasiswa agar dapat kembali ke rumah dengan selamat dan nyaman. Pihak kepolisian kemudian memfasilitasi armada taksi untuk mengantar para mahasiswa tersebut sampai ke tujuan akhir mereka, dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung penuh oleh perwira tinggi kepolisian tersebut.

Penanganan aksi demonstrasi yang humanis dan persuasif ini diharapkan dapat terus terbina dalam setiap momentum penyampaian pendapat di ruang publik. Sinergi antara aparat keamanan yang bersiap mengayomi dan massa aksi yang berkomitmen menjaga ketertiban menjadi kunci utama terciptanya iklim demokrasi yang sehat dan kondusif di ibu kota.