Dewablog.com — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menegaskan bahwa selebaran digital berupa poster Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang mencatut nama pengurus serta memuat frasa penyelamatan partai adalah kabar bohong atau hoaks. Kepastian ini disampaikan jajaran pengurus partai guna merespons keresahan masyarakat dan kader akibat maraknya peredaran poster tersebut di berbagai platform media sosial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam poster yang beredar di media sosial, tertulis ajakan untuk menyukseskan Munaslub Partai Golkar dengan narasi utama “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo”. Poster itu juga menampilkan foto Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang dilabeli sebagai calon ketua umum serta tokoh sentral partai.

Selain mencantumkan nama dan foto tokoh partai, selebaran tersebut menuliskan jadwal serta tempat pelaksanaan acara. Kegiatan Munaslub dalam poster hoaks tersebut diklaim bakal digelar di Hotel Mercure Convention Center Ancol pada Minggu, 29 November 2026 mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji memberikan tanggapan singkat dan tegas mengenai keabsahan poster tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi yang beredar di tengah publik, Sarmuji memastikan bahwa poster yang beredar sepenuhnya tidak sesuai dengan fakta.

“Hoax semata,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji saat memberikan konfirmasi terkait beredarnya poster Munaslub tersebut.

Bantahan tegas juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang namanya dicantumkan secara sepihak dalam poster tersebut. Doli menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan isu penyelenggaraan Munaslub maupun penyebaran pamflet digital itu di media sosial.

Doli menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui asal-usul pembuatan maupun penyebaran isu Munaslub tersebut. Ia menekankan bahwa selama ini dirinya selalu berpegang teguh pada tata kelola organisasi yang patuh terhadap aturan yang berlaku di dalam internal partai politik tempatnya bernaung.

Sebagai kader dan pengurus senior, Doli menyebut bahwa setiap mekanisme serta dinamika kepemimpinan dalam tubuh Partai Golkar telah diatur secara jelas dan mengikat. Seluruh langkah organisasi wajib mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan resmi organisasi yang disepakati bersama.

Doli menambahkan bahwa secara institusional ia sangat memahami struktur, hierarki kewenangan, dan tanggung jawab yang ada di Partai Golkar. Oleh karena itu, ia memastikan tidak pernah menempuh jalur-jalur di luar mekanisme resmi organisasi yang telah ditetapkan dalam aturan internal partai.

Mengenai hubungan kerjanya di jajaran kepemimpinan partai, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini menyatakan hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berada dalam kondisi yang sangat baik. Keduanya dinilai terus menjalin kerja sama yang harmonis, sinergis, produktif, dan saling menghormati satu sama lain.

“Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Doli bahkan menduga ada pergerakan dari oknum-oknum di internal partai yang sengaja memanfaatkan isu ini untuk mengganggu kestabilan Golkar. Ia menyebut pihak-pihak tersebut bertindak sebagai komprador yang berupaya mencari keuntungan politik sempit di tengah dinamika yang sedang berkembang.

Ia pun memperingatkan oknum internal tersebut agar menghentikan segala bentuk manuver politik yang dapat merugikan partai. Doli meminta seluruh pihak untuk tidak mencoba mengganggu soliditas Partai Golkar dengan agenda-agenda politik yang dinilainya kerdil.

Lebih lanjut, Doli menegaskan komitmen seluruh kader Partai Golkar untuk terus menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan kelompok. Menurutnya, partai harus selalu siap berada di garis terdepan dalam menjaga stabilitas nasional.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan penuh terhadap kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto. Doli menyatakan bahwa Partai Golkar bersama seluruh kadernya siap mengawal dan membentengi pemerintah dari segala bentuk upaya yang berpotensi mengganggu jalannya roda pemerintahan.

Pernyataan ini sekaligus menutup spekulasi yang sempat berkembang terkait adanya keretakan atau perpecahan di dalam tubuh partai berlogo pohon beringin tersebut. DPP Partai Golkar mengimbau masyarakat serta kader agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi bohong yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab.