Dewablog.com — Harga emas spot dunia melonjak hingga 2,5 persen menuju level US$4.030 per troy ons pada perdagangan intraday Rabu (4/11/2026), seiring dengan pelemahan indeks dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Lonjakan harga komoditas ini dipicu oleh hasil pemilihan umum sela (midterm election) yang mengonfirmasi kemenangan Partai Demokrat atas kontrol penuh Kongres AS.
Kenaikan harian ini mencatatkan rekor lonjakan intraday tertinggi sejak Agustus 2026 sekaligus menandai pemulihan sebesar 3,9 persen dari level terendah tahun ini di posisi US$3.870 per troy ons pada akhir Oktober lalu. Kendati demikian, secara akumulatif sejak awal tahun harga emas masih berada dalam tren koreksi sebesar 6,9 persen serta berada 28 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa senilai US$5.595 per troy ons yang tercapai pada Januari 2026.
Reaksi pasar keuangan global dipengaruhi oleh proyeksi bahwa penguasaan Kongres oleh Partai Demokrat akan membatasi ruang gerak agenda fiskal Presiden Donald Trump. Kondisi ini dinilai para pelaku pasar dapat menekan potensi penerbitan utang baru oleh pemerintah AS, yang pada gilirannya mendorong imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun hingga 7 basis poin menjadi 4,89 persen pada hari yang sama.
Bersamaan dengan penurunan yield obligasi, indeks dolar AS (DXY) terkoreksi ke level terendah dalam satu bulan terakhir pada posisi 101,41. Pelemahan mata uang Paman Sam tersebut dipengaruhi oleh kekhawatiran pelaku pasar terkait rencana pengetatan regulasi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dikhawatirkan dapat memperlambat laju perekonomian nasional, mengingat porsi besar pertumbuhan disokong pembelanjaan sektor AI.
Sebelum rebound signifikan pada awal November, harga emas sempat tertekan hampir 7 persen sepanjang bulan Oktober 2026 hingga sempat menembus ke bawah kisaran US$4.000 per troy ons. Tekanan tersebut dipicu oleh ekspektasi lonjakan suku bunga acuan The Fed pasca memanasnya kembali tingkat inflasi AS yang dibayangi kenaikan harga minyak mentah jenis Brent di kisaran US$117 per barel.
Sentimen positif dari pasar emas global turut memberikan dorongan bagi saham-saham emiten pertambangan emas di Bursa Efek Indonesia. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melesat 8,33 persen, disusul PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang menguat 6,75 persen, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik 3,57 persen, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (EMAS) naik 2,91 persen, sementara PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melemah 6,67 persen.
Di sektor pertambangan lainnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) masing-masing melemah sebesar 1,46 persen dan 0,27 persen. Penurunan harga kedua saham tersebut berjalan seiring dengan koreksi harga komoditas tembaga dunia yang tertekan hingga 1,5 persen pada hari yang sama.
Di luar dinamika pergerakan emas dan pasar modal, sejumlah emiten domestik mengumumkan langkah korporasi strategis. PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) merencanakan aksi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:10 yang dijadwalkan mulai diperdagangkan dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Desember 2026, guna meningkatkan likuiditas perdagangan.
Selain pemecahan saham, PKPK juga berencana melakukan akuisisi tahap kedua atas 50,99 persen saham PT Deli Pratama Angkutan Laut senilai Rp722,2 miliar. Langkah akuisisi ini akan meningkatkan kepemilikan PKPK menjadi 99,99 persen dengan pendanaan yang bersumber dari fasilitas pinjaman tanpa bunga dari pihak ketiga berjangka waktu 12 bulan guna mengintegrasikan rantai pasok logistik batu bara.
Sementara itu, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mengonfirmasi perpanjangan kontrak pasokan gas untuk pabrik amonia selama 20 tahun ke depan. Manajemen ESSA mengekspektasikan pemulihan harga amonia terjadi pada November 2026 seiring masuknya musim pembelian pupuk, di samping rencana kajian pembangunan pabrik amonia kedua yang terus dimatangkan untuk tenggat awal 2027.
Langkah penyesuaian harga juga diambil oleh PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) pada kuartal IV/2026 demi menjaga margin laba kotor di tengah kenaikan harga bahan baku dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Di sisi lain, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pertumbuhan volume penjualan dan pangsa pasar pada segmen obat generik serta produk nutrisi siap minum.
Untuk pembagian dividen interim tahun buku 2026, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) masing-masing memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp20 per saham kepada para pemegang saham yang berhak, dengan jadwal cum dividen di pasar reguler jatuh pada 12 November 2026.
Pada industri pelayaran, anak usaha PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), yaitu PT Sentosasegara Mulia Shipping, resmi mengamankan fasilitas kredit senilai Rp130 miliar dari PT Bank Nano Syariah. Pinjaman ini dialokasikan untuk pembiayaan kembali armada kapal serta penambahan modal kerja operasional perseroan dengan jaminan corporate guarantee.
Dari sektor perbankan digital, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) memberikan klarifikasi resmi kepada otoritas bursa terkait kendala teknis pada layanan transaksi digitalnya. Perseroan memastikan bahwa pemulihan sistem sedang berlangsung dan dampak operasional terbatas pada peningkatan antrean kantor cabang tanpa memengaruhi kondisi keuangan secara material.
Mengenai perubahan pengendali saham, PT Nawasena Nugra Investama menandatangani perjanjian akuisisi bersyarat untuk mengambil alih 66,58 persen saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA). Pengambilalihan mayoritas saham ini akan diikuti dengan pelaksanaan penawaran tender wajib setelah seluruh syarat dalam perjanjian transaksi terpenuhi.
Berpindah ke isu hukum nasional, Badan Reserse Kriminal Polri mengumumkan penetapan tiga anggota kepolisian sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan tanpa prosedur terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ketiga tersangka berinisial LSP, ASN, dan EH saat ini tengah menjalani proses penyidikan mendalam.
“Pihak kepolisian telah menetapkan tiga anggota Polri sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Asep Safrudin.
Kepala Bareskrim Polri Asep Safrudin menyampaikan bahwa selain ketiga tersangka tersebut, pihak kepolisian juga masih memeriksa satu personel berinisial SU yang hingga kini berstatus sebagai saksi. Penyidikan kasus ini terus bergulir untuk menuntaskan proses hukum secara transparan dan akuntabel.


